Rabu, 17 Februari 2021

SERAPHINA

Masih ingat triplet Pipi Popo dan Ubet, tanggal 14 Februari kemarin, Seraphina aka Pipi hilang. Sore dia masih bercengkrama dengan anak-anaknya malamnya Pipi hilang, rasanya nyesek sekali.




Kucing yang kupelihara sedari kecil, kucing betina satu-satunya tapi ter "badass" dari ketiganya.Mungkin karena dia kucing belang tiga konon kucing belang tiga memang istimewa selain tidak pernah sakit Pipi juga paling cerdas dia paling bisa berkomunikasi, paling lihai menangkap kodok, belalang, cicak, kadal, tikus, terakhir dia bawa oleh-oleh anak ular dan dikunyahnya kayak cemilan. 



Paling telaten mengurus anak. Bayangkan dia sudah memiliki anak diusia remaja beberapa kucing remaja yang baru pertama kali melahirkan suka kaget ada yang kaburtidak mau menyusui anaknya, Pipi tidak anaknya yang baru lahir dijilatinya hingga bersih dan disusui kadang tangannya memeluk anak-anaknya. Sungguh ibu yang bertanggung jawab dan penyayang.

Aku ingat waktu banjir melanda kotaku Pipi mengeong keras ribut ketakutan akhirnya malam  gelap-gelapan anak sama suamiku menggotong kandangnya ke beranda benar saja malam itu banjir terdalam andai tidak diangkat dan Pipi tidak ribut kandang Pipi dan anak-anaknya sudah terendam.



Seraphinaku yang pintar lincah dan cerewet masih terngiang ditelingaku kecerewetannya setiap pagi minta makan buat anak-anaknya tiap ada makanan anaknya dulu yang makan dia makan belakangan kadang tinggal sisa-sisa bila masih lapar Pipipun berburu entah cicak, tikus dll.



Pipi maafkan aku ya kadang marah-marah dan mengomel bila kamu mulai masuk rumah dan mulai usrek-usrek karpetku walau begitu aku sangat sayang pada Pipi aku buatkan kandang kayu buat Pipi dan anak-anaknya biar tidak kedinginan dan aman dimalam hari. Tapi kebersamaan kita mungkin sampai disini aku masih keliling-keliling melihat dijalan-jalan kalau ada kucing bermuka jutek bereyeliner hitam dimatanya dan ada tompel memanjang dihidung. Ah Pipi tidak ada lagi yang mengikuti dan menjagaku bila aku kerumah mama, tiba-tiba aku merindukanmu sangat. 



Dari tiada, ada, kembali tiada tapi kenangan tentang Seraphinaku selalu dihati. Suatu hari nanti kalau Allah mengijinkan dan Pipi dan Ubet masih hidup aku ingin bertemu mereka lagi.

Selasa, 19 Januari 2021

BANJIR KALSEL 2021

 


Ingat sekali tanggal 13 januari
anakku sakit panas hujan turun deras hingga keesokan harinya non stop, kombinasi air pasang naik dan hujan ditambah angin kencang sungguh menakutkan sampai-sampai keranjang kucingku harus dinaikkan karena air tinggal sedikit lagi masuk air, Pipi kucingku mengeong-ngeong ribut. Ditempatku biasa banjir rob tapi kali ini tidak biasa saat kubuka grup WA penuh dengan video-video kepanikan kalau daerah hulu sungai kabupaten hulu sungai tengah, kabupaten Banjar dan Tanah Laut air sudah tinggi dengan arus yang deras jembatan putus evakuasi warga dan kota yang terkepung air

Beberapa bagian kota Banjarmasin juga terimbas banjir bahkan hingga sekarang beberapa komplek petumahan terendam air karena airnya tidak mengalir.

Disekitar rumahku air naik tapi Alhamdulilah hanya sampai beranda keesokan harinya air surut mungkin karena ditempatku banyak sungai kecil menuju sungai Barito di hilir jadi air mengalir surut lebih cepat.

Musibah ini tak kami sangka'sangka setiap tahun didaerahku memang ada Banjir tapi tidak semassive dan seluas ini.Setiap awal tahun curah hujan selalu tinggi tapi tidak pernah banjir paling juga genangan sebentar.

Banjir besar ini telah menelan korban jiwa dan harta. Jerit tangis anak kecil dipengungsian yang dibawa orang tuanya dengan tergesa hanya selembar baju dibadan yang kuyup.Ditengah musibah pesaudaraan kita menguat relawan relawan bahu membahu mengevakuasi warga bahkan ditempat terpencil dengan berbekal jukung dan perahu dari ban truck seadanya ditengah hujan deras dan rasa lapar.

Ya Allah kami berserah padamu dan memohon perlindungan dan keselamatan. Musibah ini terjadi tidak hanya semata-mata karena hujan, ampuni kami ya Allah yang telah lalai menjaga alam dan rakus mengambil hasil tambang dan membabat hutan. Semoga kedepannya kami bisa mengambil hikmah dari musibah ini dan lebih mencintai alam hingga kami bisa mewariskan kepada anak cucu kelak menikmati bukan mendapatkan akibat dari kelalaian kami.

Gambar-gambar berikut kuambil dari sharean grup WAG betapa dahsyatnya banjir dikalsel beberapa hari yang lalu miris rasanya melihat evakuasi bayi dan balita-balita









Kamis, 31 Desember 2020

SELAMAT TINGGAL 2020

 Dibulan Februari sebelum pandemi aku masih mengajar tatap muka di depan kelas bermula dari muridku yang baru sembuh dari cacar aku ngelantur dulu cacar belum ada obatnya belum ada vaksin dimasa lalu cacar penyakit yang berbahaya bahkan dulu flupun (flu Spanyol) belum ada obatnya dan berakibat kematian banyak jiwa di seluruh dunia tapi itu masa lalu kataku  sekarang flu penyakit biasa saja walau menular tapi cepat juga sembuhnya. Tak terbayangkan di bulan maret ada penyakit baru yang dulunya hanya menyerang warga Wuhan jauh di negeri tirai bambu. Ku kira seperti flu burung, SARS atau Mers hanya sebentar saja dan itu ditempat-tempat tertentu saja.Ternyata virus baru yang belakangan kutahu namanya Korona hingga 2020 hampir bearkhirpun masih merajalela meneror dunia tak terkecuali di Indonesia.

Sungguh kita melewati tahun yang aneh ini dengan perasaan campur aduk.Berita-berita kesedihan seolah-olah tak surut menghiasi hari-hari di masa pandemi ini ditambah kesulitan ekonomi membebani hampir keseluruh lapisan masyarakat dari pengusaha besar hingga pedagang-pedagang di pasar.

Saat 2020 berakhir ada perasaan sedikit lega walaupun tahun 2021 semua masih terasa berat tapi bukan hidup namanya kalau tidak ada tantangannya. Dengan adanya vaksin ada sedikit cahaya diujung lorong yang gelap kita akan perlahan-lahan hidup normal lagi.

Walau berat 2020 memberi kita banyak pelajaran berharga yang memperkaya persepsi kita betapa berharganya keluarga kesehatan dan orang-orang disekeliling kita. 2020 membuat kita lebih perduli walau kita terisolasi kita lebih menghargai waktu-waktu dimasa lalu saat bisa bebas kesana kemari tanpa masker dan jaga jarak.

Terima kasih 2020 buat pelajarannya.Bersyukur bagi yang masih diberi kesehatan dan bisa berkumpul dengan keluarga lengkap.Masih ada makanan diatas meja.Mari kita akhiri tahun ini dengan refleksi dan berdoa mohon diberi kekuatan dan kesehatan. Selamat tinggal 2020 selamat datang 2021.





Selasa, 18 Agustus 2020

BEBET

 Puluhan tahun aku bukan cat lady, aku bahkan tidak punya binatang peliharaan sepanjang aku masih gadis.

Tapi icha anakku suka sekali kucing, akhirnya beberapa tahun ini kami miara kucing, ibu kucing bernama Sabrina melahirkan triplet

Ini foto triplet waktu masih bayi, yang putih Rudolpo atau Popo yang tengah Roberto atau Bebet yang belang tiga Seraphina atau Pipi.

Sejak itu entah kenapa aku punya ikatan batin pada mereka bertiga dan aku bisa bilang aku cat lady sekarang.

Dari ketiganya aku paling deket sama Bebet, dia tidak seperti kucing biasa mengeong dia suka bersuara pendek "uek" bila aku sapa, sukanya muter muter dikakiku habis makan dia cakar-cakar tangga.



Tiga hari ini Bebet hilang, rasanya seperti patah hati, aku tidak pernah merasa begitu kehilangan dua tahun dia bersamaku menghiburku kadang jadi tempat curhat dia pendengar yang baik kadang kutanya iyakan Bet? Uek jawab Bebet lucu, endutku sayang. Tidak ada lagi yang menunggu dipintu pagar saat aku ingin memberi makan.


Kadang aku melihat lihat disepanjang jalan kalau ada kucing terlantar seperti Bebet, tapi Bebet tidak kutemukan. Sedih rasanya.Moga ada orang baik yang sudi memelihara Bebet. 


Bet, dimanapun kau berada baik-baik kau disana ya, semoga kita bertemu lagi suatu hari nanti, kau kenal baik kakiku dan aku kenal suara "uek"mu.Bet aku merindukanmu.





Senin, 25 Mei 2020

LEBARAN DI MASA PANDEMI

Setelah sebulan penuh berpuasa akhirnya kita merayakan hari kemenangan Hari Raya Idul Fitri dengan masa penuh keprihatinan, pun lebaran tahun ini tanpa sembahyang Ied di Mesjid tanpa silaturahmi offline hanya lewat video call saja.Ada rasa haru dihati ini. Namun ada rasa syukur dihati ini walaupun sederhana Alhamdulilah kita masih lengkap dan sehat, berlebaran masih bisa sungkem sama mama dan bisa menikmati hidangan dengan gembira walaupun sehabis itu dasteran lagi gelundungan lagi sekeluarga lagi.

Semoga lebaran seperti ini cuma tahun ini saja tahun depan dan selanjutnya semoga masih ada umur kembali merasakan lebaran seperti biasa sembahyang Ied ke mesjid dan silaturahmi salaman berkeliling dengan keluarga besar.

Taqaballahu minna waminkum Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441  H mohon maaf lahir batin, maafkan aku tidak bisa silatutahmi dan open house tahun ini, karena kita saling menjaga.



Minggu, 22 Maret 2020

MENGAMBIL HIKMAH DENGAN TINGGAL DI RUMAH

Agak sedikit lega melihat jalan-jalan mulai sepi dan kerumunan mulai berkurang. Aku sudah work from home sdh 5 hari hingga 30 Maret nanti, banyak hikmah yang dapat kuambil dengan bisa bekerja di rumah, walaupun sesekali harus keluar rumah untuk berbelanja makanan. Adapun hikmah yang kuambil :

1, Kami lebih sering bisa berkumpul dirumah, biasanya dimasa normal anak-anakku sekolah, aku dan suami berkerja. Aku bisa lebih tenang mengawasi anak-anak karena mereka di dekatku, tapi yaitu perlu menyiapkan ransum berlebih, kalau masa-masa stay at home ini bawaannya lapaaaar melulu 😀

2. Aku ada waktu mengajari anak-anakku, biasanya aku mengajari anak orang lain, sekaranglah waktunya aku lebih banyak bisa mengajari anakku apalagi Icha kan sudah kelas 7 SMP jadi sesuai dengan profesiku sebagai guru SMP, w alaupun kadang-kadang mama ini lebih galak dari guru yang mengajar di sekolah.

3. Stay at home, aku bisa lebih sering masak, lebih hemat dan tentu saja sehat biasanya kan lebih sering jajan disekolah dan di luar. Bahayanya, karena masak sendiri, dimakan sendiri, menggendut dengan sendirinya 😀😀😀 setelah masa ini usai jangan kaget kalau sebelum stay at home, masih seperti ikan duyung, habis stay at home berubah jadi ikan pesut 😀.

4.Aku bisa lebih banyak waktu untuk menulis lagi...horeee
Setelah lama vakum ngeblog aku bisa posting lagi, moga bisa nulis essay, cerpen, puisi, hingga yang receh-receh nulis status di fb atau twitter, moga bisa lebih aktif berkarya disaat masa rebahan ini.

5. Lebih banyak refleksi dan berdoa, begitu banyak kita lupa bersyukur disaat seperti ini kita banyak bersyukur dan bersabar, berikhtiar masih diberi sehat dan berkumpul lengkap dengan keluarga masih bisa bercengkrama walaupun hanya di rumah, sementara masih banyak orang harus mencari nafkah dan frontliner yang bekerja di rumah sakit doaku untuk mereka semua dalam lindungan Allah dan diberikan kekuatan dan kesehatan hingga masa sementara ini usai. Moga kita semua bahu membahu bersatu untuk mengatasi wabah ini dengan banyak berdoa, stay at home, dan jaga jarak.

Senin, 03 Februari 2020

MENANDAI TANGGAL CANTIK 02 02 2020 DENGAN REUNI


Menandai tanggal cantik 02 02 2020 aku menghadiri reuni akbar sahabat-sahabat putih biruku, memang dalam pencapaian dan kebaikan aku jauh dibanding teman temanku aku mengusahakan hadir di acara reuni for the shake of silaturahmi, bersyukur masih sehat dan kuat dan masih diberi kesempatan untuk berkumpul dan merayakan persahabatan. Konon persahabatan yang melewati beberapa dekade itu kemungkinan akan jadi teman selamanya. Bagiku mereka sudah kuanggap saudara. Diusia yang banyak dan tidak muda lagi kesempatan bertemu ini adalah kesempatan yang berharga karena kita tidak tahu esok hari entah kita bisa bertemu lagi atau tidak. Teman-teman terima kasih untuk hari ini, moga kita masih bertemu diwaktu dan lain kesempatan dalam keadaan sehat dan berbahagia.

Sebuah lagu dari Maroon 5 Memories, sekaligus mengenang kepulangan sahabatku Rumiyati diakhir 2019 lalu.

Senin, 16 Desember 2019

BERDARMAWISATA KE RIAM BEJANDIK

Sepulang dari ke undangan perkawinan sepupu di Kandangan kami lantas melanjutkan perjalanan 12 km menuju Berabai, tidaklah sulit menemukan tempat wisata ini, tapi perjalanan kesana lumayan jauh tapi jalan relatif mulus dan beraspal.


Seperti namanya Riam Bajandik ini wisata sungai, siap-siap baju ganti karena siapa tahu ingin mencwburkan diri ke air yang bening. Walaupun namanya riam, arusnya tidak terlalu deras, airnyapun tidak terlalu dalam. Mungkin karena kami kesana pas musim kemarau.


Disana sudah banyak tersedia warung makan dan pondok pondok sederhana dengan harga sewa Rp.20.000 untuk selonjoran kaki sambil menikmati es kelapa dan gorengan. Disana juga tersedia WC umum dan Mushola dan aksesoris buat selfie dan welfie seperti ayunan, payung-payung, dll.



Sebelum pulang kami menyewa rakit bambu yang muat untuk satu keluarga sewanya Rp.50000 sekali jalan.


Menyusur sungai yang tenang dan menikmati alam pedesaan yang masih asri sambil menghirup udara segar.Anakku bilang seperti menyusur sungai Amazon. Siapa tahu kalian belum ada rencana liburan ini bisa ke Riam Bajandik di Propinsi Kalimantan Selatan.




Selasa, 09 April 2019

RUMAH KECIL DI DALAM GANG


Kembali kesini seperti dejavu bagiku, masih terdengar langkah kecil kami berlarian di gang ini, tawa kami yang riang saat bermain petak umpet,galasin, kemah-kemahan, balebok, ular naga, main tali, mandi hujan saat hujan turun, episode terindah dalam hidupku masa kecil.

Terbayang wajah-wajah sahabat masa kecilku disana, begitu banyak cerita menyenangkan. Dulu tetanggaku mengeluarkan TVnya di beranda saat malam minggu, menggelar tikar anak-anak komplek duduk manis menonton Megaloman, Voltus V yg diputar dari pemutar video beta yang sebesar gaban zaman itu yang satu-satunya hanya dimiliki oleh tetanggaku itu, Bapak-bapak komplek mengobrol sambil menunggu air PAM yang hidup segan mati tak mau penuh diember-ember mereka buat anak-anak mandi besok pagi, ibu-ibu masak bareng yang dinikmati bareng-bareng sambil nobar, sungguh kemewahan pada masa itu, kebersamaan dan kehangatan warga-warga komplek yang beragam.

Wajah-wajah itu sudah berganti, tidak ada anak-anak bermain di halaman seperti dulu mungkin mereka sudah asyik dengan hp dikamarnya masing-masing.

Langkahku terhenti di rumah no 3 yang masih utuh, rumah bercat putih dan ungu. Rumah mungil sederhana terbuat dari kayu,rumah masa kecilku. Hatiku berdesir, perasaan sentimentil merasukiku. Aku tidak dilahirkan disana tapi seperempat kehidupanku kuhabiskan disana, begitu lekat dalam ingat setiap sudut,dinding-dinding kayunya, baunya, bunga-bunga dan pepohonan bahkan cahaya matahari yang jatuh di rumah itu menghangatkan hatiku. Ingin rasanya berada disana, mengenang semua kenangan manis yang terukir disana.

Ingatanku kembali saat aku TK, aku mengundang sahabat kecilku, kami bermain-main di kamarku saat mamaku pergi ke pasar, tak sengaja aku  mengunci pintunya, saat mamaku datang aku tidak bisa membuka pintunya lagi, kami jadi panik bahkan hampir menangis sampai dilakukan penyelamatan lewat tangga di jendela rumah hehe...sungguh pengalaman yang menegangkan.

Di salah satu kamarnya ini Ina remaja memajang poster-poster Kirk Cameron , New Kids on the block dan Bon Jovi, kadang menyanyi bareng Jon Bon Jovi yang diputar di radio atau mendengarkan suara Glenn Medeiros atau Nico Costa kalau lagi mellow...ah kenangan itu.

Semuanya telah berubah, penghuninya,catnya,hingga pohon-pohon dan bunga-bunganya, tapi cintaku pada rumah ini tidak pernah berubah.





Selasa, 19 Februari 2019

PARADE KUCING

Aku bukan orang yang telaten memelihara binatang piaraan, apalagi anakku alergi bulu walau begitu dia penyuka kucing garis keras. Biasanya dia liat video-video kucing di youtube tapi dia maunya asli, gimana dong?

Suatu hari ada kucing kampung main diberanda rumahku, dikasih makan sama, anakku, besoknya datang lagi kucing yang lain dikasih makan lagi, lama-lama kucing yang nongkrong dimuka rumahku makin banyak saja, dikasih nama lagi sama anakku.
                                                      Marimar

Warnanya abu-abu belang, mukanya cantik matanya besar coklat kemerah-merahan, namanya Marimar.

Ferguso, kucing jantan satu-satunya, badannya besar umurnya sudah lumayan banyak, suaranya berat dan ekornya itu loh pengkor, tapi Ferguso kucing yang tidak banyak tingkah, dia selalu menunggu di depan pintu.
Ferguso

Ada lagi Sabrina dan dua anaknya yang bermata biru, yang putih namanya Seraphina, yang kuning namanya Seryl, dulu Sabrina datang kerumahku dalam keadaan hamil sebenarnya Sabrina masih kucing remaja tapi kawin muda...hehe eh suatu hari Sabrina datang sama dua anaknya yang lucu-lucu itu, kami semua jatuh hati dan sayang mereka.
Sabrina dengan dua anaknya Seryl dan Seraphina

Seperti punya mainan baru, melihat kucing- kucing mungil yang lucu-lucu itu, melihat tingkah mereka mengurangi kelelahan kami sepulang sekolah dan kerja dan jadi hiburan tersendiri bagi keluarga kami.


     

Sabtu, 29 Desember 2018

BLESSING 2018

Tiap tahun aku biasanya menuliskan tentang ini nikmat yang kusyukuri di tahun 2018. Jujur tahun ini begitu berat kujalani penuh up and down terkadang air mata, tapi aku tidak boleh mengeluh dan jangan terus mendongak keatas. Melihat bencana dan kesedihan yang kutonton di TV belakangan ini kesedihan dan ketidak beruntunganku tidak apa-apanya. Masih banyak nikmat Allah yang bisa kusyukuri di tahun ini. Diantaranya,

1. Alhamdulilah aku masih punya surga di dunia wajahnya masih bisa kupandangi setiap hari, Mamaku. Aku bersyukur melihat mamaku sehat dan bisa beraktifitas seperti biasanya, strong woman panutanku, yang selalu memberi....memberi...memberi tak berharap kembali.

2. Aku masih bisa berkumpul dengan suami dan anak-anakku, saudara-saudara, sahabat-sahabat rukun guyub penuh kedamaian.

3.Anak lanangku lulus SMP dan diterima disekolah favorit dikotaku, dan dia yang dulunya suka menyendiri sekarang aktif berkegiatan dan berteman. Alhamdulilah dia aktif dikegiatan teater dan beberapa kali tampil diacara sekolahnya, dia juga ikut pramuka, dia sekarang mulai main bulu tangkis dan berenang lagi, Aku senang melihat perkembangan rasa percaya diri dan berorganisasinya, dia juga tidak lupa bergaul, kebetulan teman-teman karibnya di SMP juga satu sekolah di SMA yang sama.

4. Putri kecilku seperti biasa tak kenal lelah mengikuti lomba ke lomba, dari cara dia menghadapi kekalahan , kesedihan, tantangan dengan rasa percaya diri dan kepribadiannya yang kuat, aku pikir dia akan baik-baik saja meliwati masa transisinya dari anak ke remaja. Putri kecilku ,mama selalu bangga padamu, Mama mendoakanmu selalu sehat dan tercapai segala mimpi-mimpimu.

5. Aku pindah kerja...yeaaay...ini seperti mimpi,setelah 17 tahun bolak-balik kerja yg jaraknya 30 kilo dari rumah, sekarang Alhamdulilah cuma 5 menit saja dari rumah. Dengan proses yang sangat menguras sanubari dan energi tapi aku bisa tersenyum sambil menengok kebelakang, walaupun masih terbersit rasa rindu dan sedih terpisah dari rekan-rekan dan murid-muridku disana, kalian selalu dihatiku.

Aku bersyukur menjalani 2018 dan masih diberi Allah kesehatan dan kekuatan, tiap awal tahun aku selalu optimis menghadapinya, Selamat datang 2019 moga segala kebaikan melimpahi kalian dan keluargaku.




Minggu, 23 Desember 2018

THE AMUBA

Aku sudah mengenal kalian 20 tahun lebih, kata orang persahabatan lebih dari 20 tahun itu hingga akhir usia, semoga kita selalu rukun guyup happy-happy dan funky selalu ya emak-emak kesayanganku.



Amuba singkatan dari Anak Muda Bahari, ya kita dulu satu sekolah bahkan satu kelas, aku mengenal mereka sudah sangat baik hingga kedalem-dalemannya. Manusia memang berubah tapi persaudaraan kita masih erat terasa. Walaupun 2018 bukan tahun terbaikku, namun teman-teman Amubaku membuatku bisa tersenyum dan bersyukur dibalik hari-hari yang berat di tahun 2018 ini aku memiliki sahabat-sahabat yang baik yang membuatku tersenyum disaat sedih, mengangkatku saatku terjatuh dan mendorongku saat aku mundur kebelakang.



Terima kasih sahabat-sahabatku sayang, moga ditahun 2019 kita masih diberi kesehatan untuk berkumpul dan bersilaturahmi, sengaja kutuliskan diblogku ini tentang kalian, biar kelak kita sudah tiada anak cucu kita akan membaca dan menceritakan persahabatan kita.




Sabtu, 21 Juli 2018

GULA GAIT

Kalian punya jajanan favorit waktu SD?
Akupun, jajanan faboritku gula gait.
Dulu zaman aku SD, Bapak-bapang yang jual bawa panci trus kompor kecil,, gula merah  dicairkan hingga mengental, trus dengan dua batang kayu, diputar-putar ditari-tarik hingga panjang dan bertekstur trus dijilat deh kayak permen loli hingga habis.

Lamaaa aku tak menemukan lagi jajanan kesukaanku ini hingga aku punya anak dua. Hingga suatu hari aku menemukan jajananku ini ditempat jualan oleh-oleh khas banjar dan inilah penampakannya.


Beneeeer ini bujuran nyaman, nyaman itu enak artinya dalam Bahasa Banjar.

Kalo dikeluarin dari bungkusnya penampakannya seperti ini.

Ditempat kalian ini namanya apa? Menemukan ini lagi seperti mengulang masa kecilku yang indah. Tapi awas jangan coba-coba makan ini sekali saja, ditanggung ketagihan, resiko tanggung sendiri lho😀





















Sabtu, 16 Juni 2018

CERITA LEBARAN TAHUN INI

Rencananya aku mau posting sering-sering dibulan Ramadan tapi yaa begitulah rencana tinggal rencana eh Ramadannya sudah berlalu, sudah lebaran saja. Tahun ini lebaran pertama tanpa mama mertua, walau begitu ipar-ipar dan keluarga kumpul di rumah kaka no 5 dan si bungsu.

Apalagi rumah mamaku, mamaku kan julak, panggilan untuk bibi tertua, juga anak tertua dari 11 bersaudara jadi kalau lebaran itu, adik-adik mamaku beserta keluarga pada kumpul di rumah mama, itu baru adik mamaku saja, belum sepupu-sepupu abah tiap lebaran pasti lupa foto-foto kebanyakan ngobrol dan makan...hehe...padahal bagus juga divideo kah sekali-sekali. Kadang buka hp saja mana sempat. Kalau ada foto itu dapat dipastikan sebelum silaturahmi.

Foto keluarga juga tidak bisa lengkap, Kaka sekarang paling tidak mau difoto, makany kalo welfie ya kalo tidak sama Icha, sama bapaknya anak-anak.

Tapi yang penting lebaran adalah kebersamaan dan saling mendoakan dalam kebaikan, moga Allah menerima segala amal ibadah kita dibulan Ramadan dan dipertemukaln lagi dengan Ramadan tahun depan.

Akhirul kata kami sekeluarga mengucapkan Selamat hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin 1439 H

Kamis, 12 April 2018

11 TAHUN YANG MENYENANGKAN

Kehadiranmu selalu menceriakan rumah, pagi hari celotehmu selalu membuat kami terbangun. Anak yang terlalu bersemangat pergi sekolah. 11 tahun tak terasa dari bayi mungil yang lucu, batita menggemaskan dengan rambut pajang, baju princess dan gelang tangan segambreng, hingga gadis kecil yang cerdas dan kritis dan sangat menyukai lomba.

Terima kasih sayang telah menceriakan hari-hari mama dan abah. Alhamdulilah, terima kasih Allah atas titipan yang sangat berharga ini, berkahilah ya Allah gadis kecilku ini kesehatan dan usia panjang yang penuh berkah dan kebahagiaan. Moga kau jadi gadis sholeha yang selalu membanggakan Mama Abah, tercapai segala cita-cita dan semoga kau kelak jafi qurotta ayyun bagi kami, dan menggandeng tangan kami menuju surga, Aamiin. Barakallah fi umrik anakku sayang. Love you more and more each day.









Selasa, 10 April 2018

MANFAAT ANAK IKUT LOMBA

Anakku Icha suka sekali ikut lomba. Foto diatas saat ia mengikuti lomba mendongeng antar sekolah. Tak terhitung lomba yang sudah diikutinya, adakalanya menang, kadang-kadang kalah juga. Tapi Icha terus saja ikut lomba, dia suka berkompetisi, berbagai lomba sudah dicobanya dari lomba mewarnai, olah raga,menggambar, lomba ketangkasan, prakarya, baca puisi, fashion show, menyanyi, mengaji, saritilawah, hingga mendongeng.Aku sangat mendukung keinginan dia ikut lomba, karena aku melihat banyak manfaatnya, diantaranya :

1. Tahu potensi dirinya,
Setelah mengikuti berbagai lomba yang random dan meraih kemenangan dan juga kegagalan, Icha tahu kelebihannya dan kekurangannya, Ia bukan pelukis hebat dan bukan calon model terkenal, potensi dirinya ada disuaranya mungkin ini juga turunan ehemm, Icha bisa menyanyikan lagu I will always love you Whitney Houston dengan mulus sampai pitch tertinggi suaranya dan mengundang applaus yang nonton karena tidak percaya dia bisa. Dia juga orator handal, daya tangkap dan ingatnya cepat dan dia bisa berimprovisasi.

2.Belajar sabar, disiplin dan mandiri
Ikut lomba artinya dia harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya, aku hanya membantu kalau dia minta. Dia bisa mencari bahan puisi, pidato atau dongeng lewat gadget menentukan sendiri pilihannya. Dia mengulang-ngulang latihannya sendiri kadang dia minta pendapatku akan penampilannya. Saat lombanya dia harus belajar sabar menunggu giliran kadang mamanya tidak bisa setiap waktu menemaninya, dia menyiapkan dan membawa perlengkapannya sendiri.

3. Melatih mental
Kadang ada saja kejutan dalam lomba,  grogilah, mic mati, dilapangan yang panas, kancing lepas, Icha belajar tangguh, ini hanya masalah jam terbang kutekankan padanya berkali-kali, akhirnya aku pernah melihatnya jadi peserta lomba terakhir setelah menunggu seharian, hanya ada dia dan dewan juri, tapi dia tetap tampil berapi-api seolah-olah kursi-kursi kosong penonton terisi penuh. Aku sangat bangga padanya.

4.Belajar menerima kemenangan dan kekalahan
Beberapa orang tua ingin anaknya selalu menang bahkan ada yang menyogok dewan juri. Icha kubiarkan apa adanya, dia pernah merasakan kemenangan pun mencicipi kegagalan, yang penting bukan menang kalah tapi proses saat mempersiapkan dan mengikuti lomba, belajar tampil dimuka umum, tak sombong saat menang dan tak berkecil hati saat kalah, Icha tahu kalau dia kalah bearti ada yang lebih baik darinya, sedih boleh tapi tak lama-lama, dan Ichapun bersiap untuk lomba berikutnya hehe





Jumat, 16 Maret 2018

PENGALAMAN MENGINAP DI HOTEL GREEN BATARA BANDUNG

LIBURAN akhir tahun kemarin kuhabiskan di Bandung bersama keluarga, karena ikut tour aku tinggal duduk manis saja karena akomodasi dan transportasi sudah diatur sama El Zahabi travel. Sebelum berangkat, kami sudah diberi tahu kalau akan menginap di Hotel Green Batara Cihampelas, kata Pak Salim, Tour guidenya hotelnya di tengah-tengah tempat belanja, emak-emak langsung happy saja, maklum langsung terbayang shopping-shopping cantik bareng hehe...


Setelah puas jalan-jalan seharian dan menembus kemacetan jalanan kota Bandung sampailah kami di hotel bercat hijau yang berada di Jalan Cihampelas, Ci Walk yang hits itu terpampang jelas di depan mata saat kami duduk-duduk di lobby. Tapi lantaran terlalu capek kami menunda dulu acara shopping, kami memilih istirahat saja dulu di kamar mengumpulkan tenaga buat acara jalan-jalan esok hari.



Kamar kami dilantai 3 buka pintu langsung takjub, kamarnya besaaar....ranjangnya 2 besar-besar juga cukup untuk berempat dan ada gulingnya! Wifi cukup lancar dan ada TV kabelnya, ACnya dingin. Saat buka jendela malam hari kerlap-kerlip lampu di Cihampelas.


Amenitiesnya cukup lengkap ada handuk besar kecil, sabun, shampoo, dan sikat gigi dan air panasnya lancar. Toiletnya lumayan lega, showernya ada dinding pemisahnya. Disediakan teko pemanas air kopi teh sachet dan gulanya, juga air mineral pokoknya aku puas dengan kelengkapan kamar di hotel bintang 3 bertarif Rp 370.000-an keatas ini. Juaranya lokasinya sangat strategis, tinggal cilukba saja dari ci walk dan toko-toko dan mal di Cihampelas.

Menginap disini 2 hari sarapannya 2 hari beda-beda, pertama nasi goreng, hari kedua nasi kuning dengan pelengkapnya, bubur juga ada, roti-rotian dengan berbagai topping, buah juice dan susu, sarapannya yang sangat mumpuni bagi kami yang butuh energi lebih untuk mengukur jalan selanjutnya.


Merasa beruntung dipilihkan menginap di Hotel Grand Batara, kata Icha anakku, Ma, kalau kita ke Bandung lagi, kita nginap di Grand Batara Hotel aja ya Ma, pastinyaaa...hehe. Sebelum pulang kita masih sempat beli oleh-oleh ditoko oleh-oleh dekat hotel. Green Batara, we will back, OK? 😉


Rabu, 07 Maret 2018

SELAMAT JALAN BU NELLY

Kemarin, 7 Maret 2018 gerimis tiada henti, sepulang kerja saya membuka facebook, terkejut dengan berita berpulangnya salah seorang dosen senior di kampusku di usia 88 tahun. Terbit air mataku mengenang beliau, dedikasi beliau dalam pendidikan, tidak hanya ilmu yang beliau transfer tetapi juga menggembleng karakter kita.

Terlalu banyak kenanganku dengan beliau, karena aku termasuk mahasiswa yang disayang beliau, dan aku juga sayang beliau buktinya aku bolak-balik mengambil mata kuliah beliau. Tapi jadinya aku dapat ilmu dan pengalaman lebih banyak juga mentalku yang lembek klemer-klemer jadi tangguh,beberapa kali aku remedial di kantor berduaan dengan beliau dengan berlinang air mata tapi berakhir dengan senyum .

Beliau sosok ikonik yang tak tergantikan, sebagai mahasiswa yang agak "ngeyel", istilah, "I'll ring your next" kerap beliau tujukan padaku, tapi aku tidak memasukkan ke dalam hati karena kutahu beliau punya sense of humor.

Salah satu yang kukagumi dari beliau adalah disiplin beliau dan pengetahuan beliau tentang mata kuliah yang beliau ampu. Dan beliau hafal siswa-siswanya dengan berbagai karakternya. Beliau jarang absen mengajar bahkan ditengah hujan badai.

Selamat jalan Bu Nelly terima kasih atas jasa-jasamu akan selalu kukenang dan menjadikan aku yang sekarang ini, dari ucapan-ucapan duka terbaca apa yang telah ibu berikan kepada kami mahasiswa ibu tanpa pamrih, selamat jalan ibu, beristirahatlah dalam keabadian.




Senin, 19 Februari 2018

TEMAN ONLINE DAN OFFLINE

Aku bersyukur di usiaku yang sudah banyak ini masih memiliki teman-teman. Kadang aku takjub, kita sudah terpisah puluhan tahun tapi kalau sudah chat di grup WA, seru sekali penuh tawa canda dalam batas kewajaran tentunya, soalnya kita sudah kenal jaman kita-kita masih lugu dan polos belum kenal kejamnya dunia 😀.

Bila ada waktu dan kesempatan aku suka gabung dengan teman-temanku di grup chat WA sekolah SMP dan SMAku, dan kalau ada kesempatan meet up offline bersama mereka. Seperti awal Februari lalu aku sempat piknik dengan teman-teman SMP dan arisan dengan ibu-ibu amuba teman-teman SMAku. Bila acara meet up seperti ini aku mengajak atau minta anterin Pak suami biar dia kenal lingkaran pertemananku.







Acara piknik dadakan di Taman kamboja bersama teman-teman SMPku makan liwetan nasi Briani buatan Via yang maknyus dan nampan kue-kue enak buatan Yanti, cuci mulutnya apalagi kalau bukan pesta durian traktiran Kadarudin. Walau dadakan tetaplah berkesan, kalau tidak mendadak seperti ini entahlah apa bisa meet up soalnya kita punya kesibukan masing-masing. Ohiya dalam kesempatan ini juga teman kita Linda sedang berulang tahun, selamat ulang tahun Linda moga berkah Allah selalu tercurah padamu tahun ini.

Lanjut lagi arisan ibu-ibu amuba (anak muda bahari) kita ibu-ibu bio SMA bikin arisan bulanan biar kita bisa kumpul sebulan sekali biar semangat reuni perak kemarin tetap bergelora. Bertempat di Pondok bambu, kita cewek-cewek jadul mendeklarasikan arisan bulanan kita. Puas ngobrol, puas makan dan tentu saja foto-foto buat di upload di sosmed.








Teman-temanku kalian harta kekayaanku. Tawa canda kalian menceriakan duniaku. Di blog ini aku ingin merekam jejak hidupku yang indah, karena ada kalian didalamnya. Bersama kalian aku banyak belajar menjadi tawadhu , menghargai dan perduli, tetaplah silaturahmi ini ada baik online maupun offline hingga kita berkumpul di Jannahnya, semoga.