
Waktu jemput Rizky pulang sekolah naik motor hujan turun dengan lebatnya, karena jaraknya menuju rumah sudah dekat dan aku malas pasang jas hujan, kami berduapun mandi hujan. Rizky berteriak-teriak kesenangan, soalnya moment seperti ini jarang terjadi biasanya mamanya paling ceweret bilangin jangan hujan-hujanan nanti sakit blah...blah....sebenarnya bukan Rizky saja sih yang senang. Aku juga senang banget. Sudah lupa rasanya mandi hujan. Sensasinya itu tetap sama. Luar Biasa!
Pikiranku langsung melayang ke masa kecilku. Wah, bagi aku hujan itu blessing and happiness. Aku kecil meloncat dengan girangnya ke jalan ditengah hujan deras. Berlarian sambil tertawa-tawa dengan teman masa kecilku. Merasakan sensasi air hujan membasahi baju, rambut, kulit, kadang sengaja menengadah dan mencicipi air hujan. Membiarkan tangan kecil kami yang terbuka merasakan gelitikan ribuan jarum air yang menetes dari angkasa. Di dekat rumahku ada semacam tanah kosong yang bila kena hujan tanahnya menjadi lumpur, kami bergulingan dilumpur, main lempar-lemparan tanah, prosotan tanah, membilas baju yang kotor tinggal berdiri dibawah pancuran rumah tetangga, sampai puas...kecuali panggilan mama sudah terdengar! Siap-siap diomeli...he..he...
Tapi dasar anak-anak. Sebenarnya aku juga dilarang mandi hujan apalagi hujan gerimis. Akunya saja yang bandel dan rasanya begitu tersiksa melihat anak-anak lain begitu bersuka ria mandi hujan. Pernah loh aku nangis bombay di depan jendela lantaran ngga dibolehin mandi hujan. Kalau mama lagi bekerja aku bisa sepuasnya mandi hujan tapi pas mama ada di rumah, aku menunggu mama tidur siang. Saat mama tidur lelap aku mengendap-endap dari pintu belakang dan menikmati nikmatnya mandi hujan. Tapi cara ini tak bisa lama-lama, sebelum mama bangun aku langsung pulang ke rumah mandi ganti pakaian kering, tidur dengan sukses, tapi itu menurut pikiran kanak-kanakku, saat terbangun mama akan menunjukkan baju basahku yang masih tergeletak di kamar mandi...bersiaplah kena omelan...namun aku bisa tersenyum dalam hati, tak apalah diomeli yang penting sudah mandi hujan daripada kayak kemaren diomelinnya iya....mandi hujan kagak...yang ada nangis wae...he...he...Wah, hujan nih cucian harus diangkat. Sorry ya teman-teman....aku mau ngangkat cucian dulu....sekalian...sekalian mandi hujan :)
picture courtesy of whereheartit