Kenapa sih kita ngeblog? Rekan Blogger pasti memiliki jawaban yang beragam. Bagiku ngeblog adalah tempat yang mengasyikkan setelah seharian berkutat dengan pekerjaan yang kadang menguras energi dan emosiku. Menambah teman, wawasan dan pengetahuan, bisa menyalurkan hobby menulisku, beropini, menyampaikan buah pikiranku, hingga mendapatkan inspirasi, kontemplasi dari rekan-rekan blogger sekalian. Kadang kala disaat kejenuhan melanda dan pikiran perlu di refresh, postingan-postingan yang lucu mengendurkan urat-urat syarafku, dan tidak sedikit aku tak sengaja menemukan "kembaranku" di dunia maya, entah itu pemikiran,kesukaan, pengalaman, gaya hidup. Sedihnya kadang kala aku juga menemukan postingan-postingan yang saling menghujat, menjatuhkan, saling tukar sumpah serapah hingga saling serang bahkan "pembullyingan" di dunia maya.
Dunia maya memang gambaran dunia nyata. Tapi rasanya aku membuang waktuku dengan percuma kalo acara "ngeblogku" digunakan untuk mencari musuh. Di dunia nyata saja kadang kita bergelimang dengan cobaan, tantangan, dan masalah.Haruskah ditambah lagi "bermasalah" di dunia maya? Alangkah baiknya kalau kita tidak setuju dengan pendapat seseorang, kita bisa menulis postingan yang temanya sama tapi menurut pemikiran kita, tanpa menyebutkan pendapat si A salah, Si B ngga becus, si D bodoh? Kalau tidak suka atau tidak setuju dengan postingan seseorang, skip aja dulu berkomentar daripada berkomentar dalam keadaan emosi yang nantinya kita sesali? Di dunia maya lebih mudah dibanding di dunia nyata, walau kita sebel, jengkel, dan muak, kita akan selalu berhadapan dengan orang itu, tapi di dunia maya kita punya pilihan. Kalau kita tidak suka postingannya tidak usah dibaca. kalau di facebook tinggal di remove, di twitter tinggal unfollow.
Siapa bilang di dunia maya tak perlu tata krama dan sopan santun? Walaupun aku orangnya rada "dodol" dan "suka slengean" tapi aku tidak mungkin bertingkah "asal" di depan murid-muridku, atau "slonong bu" di depan mertua. Jaga imej dan citra diri itu perlu. Apa adanya bukan berarti telanjang kan? Karena kita berinteraksi dengan beragam manusia yang memiliki latar, gaya hidup, prinsip yang berbeda-beda. Mungkin bagi kita biasa dan mengatakan apa adanya belum tentu bagi orang yang satu, Siapa tahu mereka berpikiran kita pamer atau terjangkit narsis akut. Atau bagi sebagian orang yang lainnya, iiih....ngga level! Bagi kita cuma berdiskusi bagi orang lain menyinggung harga dirinya...jadi rempong deh! Apalagi sampai berbuntut pada acara tuntut menuntut ke pengadilan. auzubillah min zalik!
So, bagiku ngeblog for fun. tempat yang menyenangkan untuk berbagi kesenangan, pengetahuan dan pengalaman. Mari kita buat hidup bertetangga di dunia maya membawa kedamaian dan manfaat satu sama lainnya. Hingga the beauty of bloggingpun tidak hanya sekedar slogan belaka.