Kamis, 07 Oktober 2010

Hari ini 14 tahun yang lalu





our beloved Nippon Maru


Hari ini 14 tahun yang lalu perjalanan menakjubkan itu dimulai. Seperti Rose melihat Titanic pertama kalinya, begitulah saat aku melihat Nippon Maru, Kapal pesiar bertingkat delapan yang akan membawaku bersama 352 pemuda dan pemudi ASEAN JEPANG berlayar ke delapan negara tetangga. Sebuah perjalanan yang sarat makna dan kenangan yang membuka pikiran dan wawasanku tentang dunia luar.

SSEAYP singkatan dari Ship of South Asean Youth Program, atau dibahasa Indonesiakan Program Kapal Pemuda ASEAN dan Jepang diadakan setiap tahun sekali. Aku mengikuti Program ke 23 di tahun 1996 saat usiaku baru menginjak 23 tahun, masih mahasiswi waktu itu. Bersama seorang rekanku Rafie mewakili Kalimantan ke program ini. Di Jakarta kami dikumpulkan dengan pemuda-pemudi seluruh Indonesia yang juga lolos seleksi, waktu itu jumlah kami 50 orang plus satu National leader, Bapak Drs. Kasim Abdurrahman, beliau adalah bapak kami selama perjalanan itu.

aku, fenty, dan Rafie, Participant youths from Indonesia

Berkumpul dengan 50 orang teman dari seluruh Indonesia dengan berbagai adat dan bahasa saja membuatku terkesima apalagi harus berkumpul dengan pemuda dan pemudi dari Brunei, Malaysia, Philippines, Vietnam, Thailand, Singapura, dan tentu saja Jepang dalam satu kapal. Bayangkan kapal itu seperti dunia mini berjalan dimana selama 53 hari perjalanan kita hidup, berinteraksi dan belajar bersama. Kadang kala waktu bangun pagi disana aku merasakan dejavu...begitu banyak bahasa yang bersilewaran dikepalaku...he..he...tapi selama program tentu saja Bahasa gaul kita tetap Bahasa Inggris.

Setelah menjalani karantina di Cibubur selama 2 minggu yang melelahkan sekaligus menyenangkan (kadang kurang tidur...maklum aku harus belajar nari, nyanyi buat culture performance nanti, dan juga fashion show!) Oh ya....aku kebagian joget Kopi dangdut, tari kipas, vocal group lagu Putih Melati, Guruh Soekarno Putra yang terkenal itu, medley Indonesia Barat dan Timur, kebetulan aku suka menyanyi dan Mbak-Mbak dan Mas-Mas yang ngajarinnya hebat-hebat, Vocal group kita cuma dikalahin sama VG anak-anak Phillipine aja (sudahlah mereka memang the best dalam urusan tarik suara) tapi lagu-lagu daerah kita memang lebih keren kayaknya baik dari segi nada maupun bahasa...he...he...habis kita performance banyak anak-anak negara lain yang minta diajarin lagu Rambadia dan kawan-kawan itu....he...he...Selain jadi penyanyi ternyata aku juga terpilih jadi model buat fashion show baju attaire kita, fashion shownya terbagi dua fashion show pakaian daerah dan fashion show attaire, aku kena attaire B yaitu baju malam...duh seneng dan bangganya ngga semua anak loh kepilih jadi model. Untung dulu sempet juga latihan modelling jadi kalo jalan ngga kaku-kaku amat.
vocal group kita in action


Kita berangkat dari Soekarno Hatta subuh-subuh yang aku ingat sarapan kayak saur saja, semua harus siap attaire A, rok blazer biru tua, scarf batik dan topi ala paskibraka, sekilas mirip pramugari kita berangkat ke Bangkok dulu karena nippon Marunya labuh jangkar disana, kontingen dari negara lain juga semua terbang ke bangkok kecuali kontingen Jepang yangsudah berlayar dari Tokyo ke Bangkok. Aku berdecak kagum melihat kapal Nippon Maru yang akan kuceritakan di postingan selanjutnya. Saat memasuki kapal aku disambut seorang gadis Jepang cantik bernama yukiko Nirehara, ternyata dia teman sekamarku, kita menempati kamar kita di lantai 4 dikamar 303, lorong kamar laki-laki dan perempuan di pisah. Aku sekamar dengan Yukiko Nirehara dari Jepang, kita seumuran! satu lagi teman sekamar kita yang datangnya belakangan, Dahna Reyes dari philippine, kita memanggilnya Ate Dahna artinya kakak Dahna, dia seorang dokter. Wow tiga cewek-cewek beda bangsa ini langsung akrab...he...he...
dinner dan cultural show di Shangri-La Hotel Singapura

Petualangan pun dimulai! Petualangan pertama tentu saja di Thailand. Nippon Marupun berlayar ke Singapura, Malaysia,Indonesia,Brunei, Vietnam, dan terakhir Jepang. Disetiap negara kita tinggal selama 4-5 hari, mengadakan kunjungan protokoler resmi kenegaraan yang kesempatan bertemu dan berjabat tangan dengan pejabat negara tetangga setingkat menteri bahkan di Phillipine kami berkunjung ke Istana Malacanang dan bertemu langsung dengan Presiden Phillipine waktu itu Fidel Ramos.Sehabis itu biasanya kita kunjungan ketempat wisata, sosial, tempat pengolahan kerajinan tangan, dan tentu saja sekolah dan universitas disetiap negara dan berinteraksi dengan pemuda setempat. Terakhir kita tinggal dirumah penduduk setempat. Jadi selama program ini aku banyak punya keluarga baru disetiap negara.
Disetiap hari terakhir disetiap negara ini paling mengharukan, kita semua naik keatas kapal dan melemparkan pita warna-warni orang tua dan adik kakak angkat kita di pelabuhan memegang ujung pita yang satunya, pitanya semakin lama....semakin jauh dan terlepas dari tangan kita dan air matapun luruh bersamaan dengan lambaian tangan keluarga angkat kita.

kontingen Indonesia di Tokyo tebak aku yg mana

Selain acara-acara disetiap negara didalam kapalpun acaranya padat dan menyenangkan. Selain Cultural performance yang heboh itu, kita juga mengadakan lomba-lomba, olah raga, peringatan keagamaan, diskusi, tukar-tukaran ilmu dan kebisaan terutama tarian dan budaya. Silakan pilih kelas Thai Boxing, pencak silat Indonesia, Kendo jepang? Kelas Batik, kelas drum Jepang, dan banyak lagi.Aku mengikuti kelas vocal anak-anak Phillipine, kelas acara minum teh anak-anak Jepang, kelas nulis aksara Jepang, dan juga guru joget dangdut(he...he...ini mah, emang udah bawaan orok...tiap denger musik dangdut jempol langsung goyang,) Alhamdulilah kelas kami full house ! he...he...Acara yang seriusnya juga banyak kayak diskusi, tukar pikiran, pendapat, semuanya berlangsung aman dan damai. Mungkin karena hari-hari bersama kita sudah menyelami kebiasaan, adat-istiadat dan bisa bertoleransi dengan perbedaan.

atsuko, aku, yuki, dan dahna pake yukata

Ah, begitu banyak kenangan yang berkelabatan dikepalaku, teman-teman SSEAYPku masing-masing memasang status di FB mereka masing-masing tentang kenangan manis kita lengkap dengan photo-photo jadul kita. Ternyata begitu cepat waktu berlalu, kita-kita sekarang bukan lagi gadis dan perjaka yang cantik dan ganteng lagi, kebanyakan sudah jadi emak-emak dan Bapak-Bapak . Kalo saja kita semua plus pasangan masing-masing dan anak-anak semua kumpul di Nippon Maru ngga akan muat kayaknya....he...he...belum lagi bobot kita yang dulu langsing dan singset sekarang sudah dua kali lipat beratnya!

Hari ini 14 tahun lalu aku dan 49 pemuda-pemudi Indonesia lainnya berdiri ditangga Nippon Maru dengan bendera merah putih ditangan dengan senyum terkembang. Ada kebanggaan dan rasa haru yang membuncah. I love my country, I love SSEAYP...all my family and friends. I love the journey. The memories are still gold.



18 komentar:

  1. Seru bgt yah mbak, bs jln2... :)

    BalasHapus
  2. @ibunyachusaeri,kenangan yg tak terlupakan

    BalasHapus
  3. wow..asik banget mba...berkesan sekali...

    BalasHapus
  4. Wah..., ini cerita yang terpanjang selama aku mampir kesini... hehehe.
    Pengalaman yg luar biasa so pasti akan sulit terlupakan mbak. ^_^

    Oya..., aku sekalian bawain award nih mbak. Diterima ya..?

    BalasHapus
  5. wow.. ternyata Mba Lady ini orang penting ya, aku jadi pengen nyaksiin gimana goyangan kopi dangsutnya hihihi.. *membayangkan :P

    BalasHapus
  6. seneng ya bisa kemana-mana, mengemban misi kebudayaan juga lagi. hemm mupeng nih.. btw, kalo ini 14 tahun lalu berarti sekarang umurnya tigapuluh something ya mbak?.. ahahaaay... (^_^)V

    BalasHapus
  7. nih pengalaman yg paling oke.......

    BalasHapus
  8. subhanallah
    mba.. itu impian chika loh mba
    pengen jalan-jalan :(
    tapi belum kesampaian skarang...
    smoga suatu saat bisa seperti itu juga
    salut buat mba^^
    pasti mba pinter banget

    BalasHapus
  9. @Reni,ma kasih mbak awardnya.
    @Nyun-nyun, jangan bayangkan goyangan trio macan atau Inul Nyun, yg itu disimpen aja...bisa-bisa aku dipulangin dengan tidak terhormat ke Indonesia..he...he...
    @Gaphe, ya iyalah...anaknya aja udah dua...he...he..
    @vivieck@Chikarei...thanks yaa...

    BalasHapus
  10. wow bangga sekali bisa punya pengalaman bertemu banyak orang dari berbagai negara, aku juga mau ke Jepang >_<

    BalasHapus
  11. Assalamu'alaikum..

    lagi blogwalking.. ternyata nemu IPY.. salam kenal dari AYL IPY 2005 ;)

    BalasHapus
  12. WAH, saya kagum bgt ama mba...
    ternyata ya...mba ini org istimewa bagi Indonesia...
    pengalaman yg menakjubkan, yg gak gampang diraih!

    BalasHapus
  13. Seru banget ya, Mbak. Serasa kayak ikutan naik Nippon Maru akiu...hehehehe...

    BalasHapus
  14. Waaaaah...
    seru banget mba Misfah...
    53 Hari...pasti lah banyak pengalaman yang tak terlupakan yaaaaa...

    Ketemuan lagi gara gara fesbuk kah??
    Thanks to technology deh :)

    BalasHapus
  15. assalamu'alaikum.. halo mba..
    sama dengan mba Wichi diatas, lagi blogwalking eh nemu tulisan ini. :)

    halo mba mba, saya Anti, IPY 2008. :)

    viva SSEAYP! :)

    BalasHapus
  16. Hallo Mba.. Salam kenal..
    saya adik angkat Yuki-san waktu Nippon Maru berlabuh di Semarang. Kalau masih connect ama Yuki-san, mau donk dibagi contact nya.. Terima kasih sebelumnya yaahh..
    Salam, Atiek

    BalasHapus

Terima kasih buat teman-teman yang sudah berkomentar